Kenapa Orang-Orang Tidak Semangat di Hari Senin?

Writer:
Nadhifah S. Yasmine

Reviewer:
Retno A. Priyanto (Head of Media’s Division)
R. Andy Herdanarto (Human Resource Development’s CKSB Group)

Weekend telah berakhir nih Teams, saatnya kembali ke hari Senin! 😀

Tapi denger-denger nih, hampir setiap orang yang mengatakan hari Senin adalah hari paling menyebalkan.

Sebagian besar yang berpikir, kenapa ya rasanya malas sekali untuk menyambut hari Senin?

Padahal kan hari Senin itu sama saja seperti hari di Weekdays lainnya. Hmmm…

Tetapi kenapa hanya hari Senin saja ya yang membuat kita menjadi jengkel?

Nyatanya hal ini telah banyak diteliti oleh para ahli psikolog dan dokter, Teams.

Hal ini bukan hanya dirasakan oleh para pekerja, tetapi anak sekolah hingga mahasiswa juga merasakannya.

Lalu apakah keengganan kita pada hari Senin murni bersifat psikologis atau ada penyebab yang lebih psikosomatis dari kelelahan ini?

Mari kita bahas Bersama-sama yuks

Sumber gambar: creativemarket.com


PENYEBAB

Masih “Jet-Leg” dari Hari Weekend

Karena perubahan dratis dari rutinitas super sibuk di weekdays menjadi super malas di weekend, kita jadi mengalami “jet leg” secara emosional dan fisik.

Hal ini menjadi penyebab utama, apalagi jika terjadi pengulangan dalam skala besar.

Sumber gambar: www.inverse.com

Perubahan Fisik yang biasanya kita bangun pukul 5 pagi dan melakukan aktivitas sepanjang hari lalu tidur pukul 10 malam, tiba-tiba di akhir pekan kita bisa bangun kesiangan dan tidurnya tengah malam jam 12.

Perubahan inilah yang membuat jam tubuh Teams terganggu. Kepala jadi pusing dan susah untuk bangkit dari Kasur saat hari Senin.

Kemungkinan lain adalah kita menghabiskan weekend dengan jalan-jalan hingga tubuh kita lelah. Apalagi jika perjalanannya dimulai pada hari Jumat dan baru pulang pada hari Minggu. Tentu energi kita akan terkuras habis.

Sumber gambar: www.skillcast.com

Perubahan Emosional juga bisa terjadi karena tekanan psikologis terkait deadline atau meeting yang konstan berulang kali hingga menyebabkan kelelahan oleh kejenuhan mental.

Bisa juga karena hari Senin yang selalu identic dengan macet nya, menjadikan kita sudah pusing duluan menyambut hari Senin.

Bahkan, menurut Journal of Applied Social Psychology (2006), dua peneliti di bidang kesehatan dari rumah sakit St James’s, Inggris, Giles P. Croft dan Anne E. Walker yang telah melakukan penelitian tentang dampaknya hari Senin kepada 66 orang, menyatakan bahwa 100% peserta penelitian mengakui kalau hari Senin adalah hari terburuk di antara hari lain selama satu minggu. Dan, mereka mengakui juga kalau ada dampaknya ke ketenangan jiwa dan suasana hati seseorang.

Menurut Sanam Hafeez, seorang neuropsikolog dari Amerika Serikat, bahwa penyebab Monday blues itu karena adanya perubahan pola tidur yang berpengaruh ke ritme tubuh kita. Dampak dari perubahan metabolisme tubuh.

Dan menurut Masud Husain, peneliti dari University of Oxford, Inggris, kita harus membangun motivasi tersendiri supaya kadar hormon dopamin di otak kita bertambah. Karena kalau hormonnya bertambah, kita bakal lebih bisa mengusir rasa malas itu.

SOLUSI

Samaratakan Pola Hidup

Maka, satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan merubah gaya hidup dan berusaha untuk tetap aktif meski di akhir pekan.

  1. Caranya yaitu dengan bangun pagi pada jam yang sama seperti di Weekdays.
  2. Kemudian selingi dengan olahraga agar badan tetap bugar saat menyambut hari Senin 😊.
  3. Atur jam jalan-jalan saat weekend jangan sampai Teams tidak ada waktu istirahat saat pulang jalan-jalan. Jalan-jalan juga butuh istirahat loh Teams.

Dengan demikian, apapun harinya Teams akan tetap merasa bugar dan semangat menyambut hari Senin.

Nah Team, itu kira-kira penjelasan tentang fenomena Monday blues atau perasaan  lemes dan nggak bertenaga yang sering kita rasain setiap ketemu hari Senin. Ternyata, ada banyak cara yang bisa kita lakuin juga supaya bisa mengatasi itu.

Yuks Semangat di hari Senin!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »